Naik Gunung


"Apakah enaknya itu naik gunung Bill capekjie kodapat"
Begitu tanya seorang rekan kepadaku.
Ya iyalah capek. Klo nda mw capek ya tidur di rumah hehe...
Tapi tunggu dulu rekan. Ada nilai yang lebih dari sekedar rasa lelah.
Berbagi suka duka dan canda tawa di alam
menjalin keakraban
menikmati ciptaaan Yang Maha Kuasa
sungguh suatu perasaan yg sulit untuk diungkapkan
bahagia, bangga, sedih, haru, semua menjadi satu.
Memanjakan mata
menikmati karya agung Sang Pencipta
ada tempat yang tidak dapat dijangkau oleh kendaraan
tempat menarik yang hanya dapat diakses dengan berjalan kaki
Gunung, itulah tempatnya
Tenang dan damai, jauh dari hingar bingar kota yang padat
Naik gunung itu nikmat.
Alam memberimu pelajaran.
Melatih mental, karakter, ego, dan kepribadian seseorang.
Seorang senior di kampus pernah berkata kepadaku bahwa
sifat dan karakter sesungguhnya dari manusia akan nampak
tatkala dia berada di alam bebas.
Satu hal yang terus kuingat adalah kutipan yang pernah kubaca
"Puncak Gunung adalah Cita-cita, pulang dgn selamat adalah tujuan utama"
penuh makna
puncak gunung bukan tujuan utama
kepentingan tim di atas individu
mengendalikan ego dalam menghadapi situasi sulit di alam bebas
membangun karakter individu
Naik gunung itu melelahkan tapi menyenangkan
Rasa lelah, nafas yg tersengal
hilang seketika saat tiba di puncak
Naik gunung membuat manusia sadar akan ciptaan Tuhan
sadar bahwa begitu kecilnya manusia sehingga tak patutlah kita menyombongkan diri
di hadapan Nya
Naik gunung
ah seakan tak pernah bosan
aku cinta olahraga ini

2 komentar:

dumatika

Pengin rasanya ngliat pemandangan langsung kaya gitu, subhanallah.....

Posting Komentar

Return top