Tren


Saya tipe orang yang tidak mudah mengikut tren,
apa lagi kalau tren tersebut tidak/belum memberikan faedah bagi saya
atau bahkan hanya menjadi tren sesa(a)t...



Sementara orang lain punya berbagai akun sosmed,
saya cukup dengan blog dan fb...
(tidak perlu terlalu eksis di dunia maya, dunia nyata dengan segala fakta dan cerita di dalamnya jauh lebih menarik)

Saya juga tidak akan menulis pada sehelai kertas
nama orang-orang yang saya cintai/sayangi
saat tiba di puncak (triangulasi) gunung
kemudian diupload di sosmed...
(tidak harus lebay dalam menunjukkan cinta dan kasih sayang, lagian saya butuh kertas ukuran A3 kalau mau melakukan hal itu :D )

Tapi saya bersyukur karena aktivitas mendaki gunung
baru menjadi tren saat ini,
bukan beberapa tahun yang lalu saat pertama kali naik gunung
karena saya tidak mau naik gunung kalau hanya sekedar ikut tren
(meski mungkin di kemudian hari saya akan menyesal karena naik gunung sarat akan manfaat)

0 komentar:

Posting Komentar

Return top